Keprihatinan mendalam bangsa ini tentang buruknya penegakan hukum kita adalah wajar dan baik adanya. Ada atau tidak rekaman KPK masyarakat telah merasakan ada yang tidak beres dengan aparat penegak hukum kita.
Kini setelah fakta tentang kebusukan itu mencuat tak terbantahkan, semua berharap ke depan akan ada perbaikan. Mimpi tentang aparat penegak hukum yang profesional, bersih dan berwibawa adalah harapan seluruh bangsa.
Akankah dapat terwujud dengan segera? Sulit rasanya, apalagi kini ada pihak-pihak yang ingin membelokkan isue ini ke ranah politik. Tidak tanggung-tanggung, isue yang diusung adalah impeachment.
Muncul tuduhan semua ini bukan perkara ingin mewujudkan tegaknya keadilan dan hukum, tapi lebih dari itu adalah ingin menjatuhkan presiden. Tudingan yang amat serius bukan ? Siapa pihak dibelakang tudingan ini, masih belum jelas. Berikut ini kutipan dari tudingan tersebut yang saya kutip dari yahoo.news.
……Seorang pengamat kepolisian melihat adanya indikasi untuk menjatuhkan atau melakukan”impeachment” terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan memanfaatkan kasus perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan jajaran Polri.
“Muara (akhir, red) dari berbagai kegiatan itu adalah mendiskreditkan atau mendegradasikan Presiden Yudhoyono,” kata pengamat masalah kepolisian Dr John Palinggi kepada ANTARA di Jakarta, Jumat ketika dimintai komentarnya tentang kasus antara KPK-Porli terutama Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri serta Bareskrim Komisaris Jenderal Susno Duadji.
“Kalau nanti ternyata SBY masuk ke wilayah hukum dalam kasus antara KPK dengan Polri tersebut, maka tokoh- tokoh tersebut nantinya akan menuduh bahwa SBY telah melakukan intervensi atau “masuk ” ke wilayah hukum yang bukan menjadi wewenangnya , sehingga mereka mempunyai alasan untuk melakukan ” impeachment” (pemakzulan, red),” katanya.
Pengamat ini mengemukakan bahwa para tokoh tersebut pada umumnya merasa kecewa karena mereka kalah dalam pemiihan anggota DPR, DPD serta DPRD serta dalam pemilihan presiden yang diselenggarakan pada tahun 2009. Yudhoyono telah menang mutlak dalam Pilpres dengan sedikitnya meraih suara 60 persen.
*John Pallinggi adalah Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia(Ardin).
Sumber http://id.news.yahoo.com/
Powered by Zoundry Raven






