Oleh: pak mayar | Maret 18, 2009

Kode Etik Pemanfaatan TIK di Sekolah

Handphone

Siswa dilarang membawa atau menggunakan handphone di dalam lingkungan sekolah selama kegiatan sekolah berlangsung. Setiap masuk sekolah siswa wajib mematikan handphone dan menitipkannya di tempat penitipan.

Handphone Berkamera, Kamera Digital, Handycam

Mengambil gambar orang lain dan menyebarluaskannnya tanpa ijin adalah perbuatan melanggar privacy. Siswa wajib belajar bahwa kebebasan berekspresi dan berkomunikasi harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan bermartabat.

Peralatan Multimedia

CD players, MP3/MP4 players, IPODS, portable video games, laptop yang digunakan untuk game dan music tidak boleh dibawa atau digunakan di dalam lingkungan sekolah selama kegiatan sekolah berlangsung.

Komunikasi via SMS, E mail, Webblog, Social Network (friendster, facebook etc.)

Jika siswa menggunakan handphone/internet untuk berkomunikasi dengan guru atau staff sekolah, hanya masalah sekolah yang boleh dibicarakan. Membicarakan hal-hal di luar urusan sekolah adalah bentuk komunikasi yang tidak pantas. Pembicaraan yang tidak pantas dapat menghancurkan reputasi dan nama baik sekolah.

Penggunaan Internet

Akses internet di sekolah disediakan pihak sekolah untuk tujuan pendidikan. Agar tujuan ini dapat tercapai maka seluruh warga sekolah dilarang melakukan tindakan-tindakan berikut ini :

· Secara sengaja memasukkan (install) atau menghapus (uninstall) program/software komputer yang dapat menganggu atau mengurangi kinerja komputer sekolah.

· Membuat, memproduksi atau memindahkan virus komputer yang dapat mengganggu kinerja komputer sekolah.

· Memposting kalimat, gambar, bentuk desain yang tidak benar dan tidak menghormati atau mengancam siswa lain, orang tua, guru, staff sekolah dan warga sekolah lainnya.

· Menggunakan logo sekolah di internet untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang tidak sejalan dengan kepentingan sekolah.

· Menciptakan dan memposting website, web page, account, blog atau berbagai bentuk desain lainya yang mirip dengan yang dimiliki pihak sekolah, guru atau siswa lainnya yang mengekspresikan pandangan yang tidak benar dari pemiliknya

· Menggunakan internet di sekolah untuk mendapatkan keuntungan komersial atau untuk melakukan kegiatan bisnis.

· Menggunakan internet di sekolah untuk mendukung aktivitas politik siswa, keluarga atau kelompoknya.

· Memberikan akses kepada pihak lain yang bukan warga sekolah untuk menggunakan fasilitas internet sekolah.

· Menggunakan internet sekolah untuk melakukan tindakan yang tergolong cyber crime ; misalnya menjalankan aktivitas hacker atau melakukan transaksi dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain secara tidak syah.

· Mengunduh atau menyebarluaskan informasi yang dapat memunculkan pertentangan SARA dalam masyarakat.

· Mengunduh atau menyebarluaskan kalimat, gambar/desain, foto atau film yang memuat materi pornografi, vandalisme, kekerasan, terorisme dan perilaku menyimpang lainnya. (Kode etik ini dapat diunduh dan dimodifikasi secara bebas oleh siapapun).


Responses

  1. mohon ijin kode etiknya kami adopsi kemudian akan kami adaptasikan dg kultur sklh kami. makasih.

  2. Bagus tuh, detail, cuma harus dibarengi tim pengawas yang ketat dan petugas yang melayani penitipan barang, jika tidak kode etik yang sebagus itu hanya puisi saja…. thanks for your idea


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: