Oleh: pak mayar | Maret 19, 2009

Jual tampang …Sorry !!!

Pemilu sekarang aneh. Tidak banyak bendera tapi poster dan baliho bertebaran dimana-mana. Para caleg jual tampang. Berdandan berbagai gaya dengan satu tujuan pilihlah saya. Maklum ini era digital printing. Mereka bisa tampil genit. Bayangkan saja jika teknologi cetak masih seperti 10 tahun lalu. Dijamin mereka akan buat gambar wajah mereka dengan cetak sablon diatas kertas. Trus ditempel dipinggir jalan, kehujanan langsung lumer, kacian deh.
Dari poster dan baliho itu saya menemukan banyak nama yang tidak saya kenal. Sebagian besar tidak pernah muncul di permukaan. Tidak pernah media daerah menyebut-nyebut nama mereka. Apa yang mereka buat dan kerjakan selama ini tidak saya ketahui. Jadi dari manakah mereka ini datangnya? Tiba-tiba saja gambarnya tampil di pinggir-pinggir jalan.
Anehnya lagi mereka tidak pernah datang kepada saya, atau ke kelurahan saya, atau ke RW saya, atau ke RT saya. Ngobrol dengan saya, dengan warga RT, RW atau kelurahan. Mungkin mereka bisa yakinkan kepada saya atau warga mengapa harus memilih mereka. Atau kalau mau lebih bagus lagi mereka bisa bertanya kepada saya atau warga apa yang saya harapkan pada mereka. Atau kalau lebih oke lagi saya dan warga bisa mengajukan berbagai pertanyaan untuk menguji mereka. Kira-kira mereka itu pikirannya oke tidak sih. Jangan-jangan pengalaman, wawasan atau kecerdasannya pas-pasan. Habis jadi caleg nggak pakai test sih.
Wah kalau itu terjadi akan bagus. Dari omongan mereka kita bisa mengukur. Makin banyak mereka ngomong makin ketahuan cerdas tidaknya mereka, luas tidaknya pengalaman dan wawasan mereka. Kalau hanya jalan-jalan di pasar, salam-salaman, kasih senyum, kasih sumbangan uuu ini juga masih termasuk jual tampang.
Ayo para caleg kalau anda memang betul-betul mau peduli pada kami datangi kami dan tunjukkan seberapa hebat diri anda. Bila perlu kita buat kontrak politik dengan masyarakat-masyarakat terkecil. Tapi kalau datang jangan lupa bawa sekalian logistiknya ya, kan yang butuh anda bukan saya, bukan warga. Masak juadahnya kita yang sediakan.
Jual tampang, Soorrryyyy.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: