Oleh: pak mayar | Maret 30, 2009

Tragedi Situ Gintung…Salah Siapa ?

Hingga hari ke 3 jebolnya tanggul Situ Gintung 98 korban meninggal sudah ditemukan. Seratus orang lebih dinyatakan hilang. Artinya korban meninggal masih akan bertambah. Dan kini drama ini memasuki fase baru. Fase saling lempar tanggung jawab.

Tanggap darurat dalam berbagai bentuknya kini menjadi prioritas. Tahap rehabilitasi psikis maupun fisik juga harus segera dirancang. Namun jangan lupa, melakukan penyelidikan atas kasus ini mutlak segera dilakukan. Kita harus mencari siapa pihak yang paling bertanggung jawab akan tragedi ini. Kita harus mencari tanggung jawab apa yang tidak mereka lakukan sehingga peristiwa ini terjadi.

Keluhan warga konon sudah disampaikan sejak dua tahun yang lalu. Tetapi tidak dihiraukan. Tanda-tanda jebolnya tanggung sudah terjadi sejak pukul 23.00, tetapi tidak ada langkah-langkah evakuasi yang segera.Ada cukup waktu untuk itu karena bencana terjadi pukul 03.00 dini hari. Hingga hari ini tidak ada pihak atau instansi yang mengaku bertanggung jawab.

Jika hal ini terjadi di Jepang ceritanya akan berbeda. Pejabat yang bertanggung jawab akan mengundurkan diri. Bahkan hingga level menteri. Itu adat mereka, mengakui kesalahan, meminta maaf dan mundur adalah bagian dari menjaga kehormatan diri. Menjaga harga diri.

Kita tidak punya karakter seperti itu. Apakah kita ini termasuk bangsa yang kerdil ? Adatnya suka cari selamat. Suka lempar tanggung jawab. Pintar berdalih, pintar cari alasan, pintar bikin argumentasi agar tidak disalahkan. Inikah karakter kita sekarang ini ?

Meski sedih kita harus akui level kita masih jauh dari adat bangsa Jepang.Tanggung jawab tidak ada hubungannya dengan harga diri. Orang tidak merasa malu bila tidak menjalankan tanggung jawab. Bahkan ketika ratusan orang menjadi korban akibat kelalaiannya dalam menjalankan tanggung jawab, masih saja mereka bisa berkilah. Ramai-ramai cuci tangan. Menjadi pecundang, inikah adat kita ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: