Oleh: pak mayar | April 5, 2009

Megalomania …Nggah ah

Megaloman. Anda yang suka serial kartun Jepang pasti pernah dengar. Pahlawan pembela kebenaran. Jagoan tak terkalahkan. Tiada duanya. Tanpa tanding. Pokoknya super hebat. Namun itu hanya ada dalam kartun. Di dunia nyata itu tidak ada. Nah megalomania itu sebutan untuk orang yang merasa dirinya paling hebat. Orang seperti ini bisa kita jumpai di manapun. Di kelas waktu kita sekolah. Di RT kita. Di kantor mungkin saja. Dimanapun ia sering ada.

Ciiri-cirinya gampang. Ia merasa paling pintar. Paling hebat. Tidak mau kalah. Tidak mau menerima pandangan orang. Pokoknya idenyalah yang paling benar. Orang lain lain dianggap tidak ngerti. Padi semakin berisi semakin merunduk jauh dari gambaran orang ini. Gawat kan. Akibatnya ia bisa menjadi pribadi yang tidak menghargai orang lain. Apakah anda merasa punya ciri-ciri seperti itu ? Janngan khawatir anda tidak sendirian. Orang seperti anda banyak. He3x.

Sesekali kita memang bisa menjadi pengidap megalomania. Ini tidak tertahankan. Kadang sifatnya sangat instingtif. Mengikuti naluri dari dalam diri kita. Pengaruh otak reptile kita. Tapi jika ini menjadi gejala permanen tentu payah. Kita tidak akan menjadi pribadi yang disukai. Ya siapa akan suka kepada kita. Setiap orang ingin dihargai.

Lebih-lebih jika sesungguhnya kita ini tidaklah seberapa pintar tetapi merasa paling pintar, wah ini lebih gawat lagi. Kadang kita mempertahankan ide kita dengan argumen-argumen tidak berdasar. Kita juga dengan gampang akan menyerang pribadi orang. Dan hati-hati, kita juga akan terbiasa untuk memuji-muji diri sendiri. Jelas saja karena orang lain tidak akan melakukannya untuk kita.

Boleh percaya boleh tidak ternyata para tokoh besar -siapapun itu- tidaklah punya type sebagai seorang megalomania. Mereka justru jadi tokoh besar karena percaya pada kemampuan orang lain untuk membantu mereka. Membantu mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Ya mereka punya mimpi besar, tapi sadar bahwa mereka tidak akan punya kemampuan untuk mewujudkannya sendirian.

Mereka membutuhkan ide, skill, pengalaman dan wawasan yang dimiliki orang lain. Mereka membutuhkan orang lain. Maka mereka ini punya ciri kepribadian yang kuat yaitu menghargai orang lain. Mau meminta bantuan orang lain. Mau mengakui kemampuan orang lain. Mau mengakui keterbatasannya sendiri. Kekurangannya. Coca-cola, Mc Donalds, Honda, Microsoft adalah contoh kongkrit. Kebesaran perusahaan ini tidak bertumpu hanya pada satu orang. Ada beberapa nama yang berada di balik sukses mereka. Bukan satu orang atau satu nama saja.

Anda merasa menjadi seorang megalomania ? Percayalah anda tidak akan pernah menjadi siapa-siapa.

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,
Zooomr : , , , , ,
Flickr : , , , , ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: