Oleh: pak mayar | April 23, 2009

Apakah Kecerdasan Dapat Ditingkatkan ?

Seorang ibu mengeluh karena anaknya sulit belajar. Apa yang harus ia lakukan ? Kesulitan belajar banyak sebabnya. Biasanya dibagi dua yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal antara lain kecerdasan anak dan motivasi anak dalam belajar.

Ada baiknya ibu itu mengetahui IQ anaknya. Jika IQ anak normal (lihat tabel) tapi tetap sulit belajar, pasti ada problem dalam motivasinya atau ada faktor eksternal yang mempengaruhinya misalnya gurunya galak, kawannya nakal atau suasana kelas yang tidak menyenangkan.

Tabel Test IQ Thompson

SKOR PREDIKAT (ENG) PREDIKAT (IND)

Above 140

Near genius or genius

hampir jenius atau jenius

120-139

Very Superior

sangat superior

110-120

Superior

Cerdas

90-110

Normal/Average

Normal/Rata-rata

80-90

Dullness, Feeble-mindedness

Dibawah rata-rata

70-80

Borderline Deficiency

Gangguan Mental, Bodoh, Lemah Pikiran

70-80

Definite Feeble Mindedness

Benar-benar Lemah Pikiran

50-70

Morons

25-50

Imbeciles

Below 25

Idiots

Apakah kecerdasan dapat ditingkatkan ? Menurut banyak penelitian diketahui bahwa kecerdasan individu amat dipengaruhi oleh dua hal. Yaitu faktor sebelum kelahiran (prenatal) dan sesudah kelahiran (postnatal).

Kalau anda belum menikah dan berangan-angan kelak punya anak yang cerdas, anda boleh menyiapkannya dengan sebaik-baiknya. Dengan cara; cari pasangan yang cerdas -berharaplah anak anda nanti mewarisi kecerdasannya. Jika anda telah hamil jaga asupan gizi anda. Jaga emosi anda. Jaga perut anda. Bila perlu rangsang janin anda dengan sentuhan, kata-kata atau dengan music simphoni Mozart atau Bethoven. Tetapi jangan Roma Irama.

Jika anak sudah lahir nanti rangsang kecerdasannya dengan aneka permainan dan aktivitas. Tentu secara perlahan sesuai dengan umurnya. Gizi jangan lupa, usia 1 hingga 3 tahun adalah the golden age bagi pertumbuhan otak anak. Jika asupan gizi kurang hampir pasti kecerdasannya juga akan kurang.

Bila sudah besar carikan sekolah yang baik. Sekolah yang sangat kreatif dalam pembelajaran, mengembangkan seni dan punya pendampingan yang baik. Di rumah biasakan anak berpikir alternatif. Selalu beri kesempatan anak untuk memutuskan segala sesuatu.

Bagaimana jika anaknya sudah terlanjur gede ? Segede anak SMA misalnya. Wah ini mah sudah terlambat. Gak ada lagi cara yang dapat dilakukan. Yang paling penting bangun hubungan yang kuat dengan anak. Itu saja.

Tapi jangan kawatir, kini sudah banyak bukti IQ bukan segala-galanya. Ia tidak jadi penentu keberhasilan seseorang. Banyak orang sukses yang IQnya pas-pasan. Nggak percaya ? Lihat saja para anggota DPR, pemimpin parpol dan pengusaha besar di Indonesia. Tanya berapa IQnya ! Sebagian besar ternyata pas-pasan. Masih nggak percaya ? Boleh deh tanya sendiri kepada yang bersangkutan. Salam.

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , , , , , ,
Zooomr : , , , , , ,
Del.icio.us : , , , , , ,
Technorati : , , , , , ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: