Oleh: pak mayar | April 27, 2009

Pemilu Presiden 2009, Kekacauan DPT dan Krisis Legitimasi Pemerintah

Pemilu Gubernur Jatim silam memunculkan catatan pedih bagi sejarah demokrasi kita. Muncul dugaan adanya manipulasi DPT. Tapi kasus ini tidak terungkap tuntas, hingga seorang Jendral polisi-kapolda Jatim memilih mundur karena ditekan atasannya untuk menghentikan kasus ini.

Atas nama stabilitas politik ….kebenaran disingkirkan. Dan diatas pengingkaran terhadap kebenaran itu kini Soekarwo Saiffullah Yusuf yang juga didukung Demokrat memimpin Jawa Timur. Kasus manipulasi pilgub Jatim di-peti-es-kan.

Dibawah bayang-bayang manipulasi DPT pilgub Jatim yang tidak tuntas itu kita kemudian menggelar pemilu legislatif 9 April 2009. Dan boooom…… kekacauan DPT merebak dimana-mana. Hingga hari ini tidak jelas berapa jumlah persisnya warga negara yang kehilangan hak politiknya. Ratusan, Ribuan atau jutaan ?

Ironisnya lagi tidak ada yang mau bertanggung jawab atas masalah tersebut. Pemerintah dan KPU saling lepas tangan. Menyedihkan. Harusnya kekacauan ini diusut tuntas. Pemerintah dan KPU harus menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi. DPT itu sumbernya dari siapa, dibuat tahun berapa, siapa yang mengolah datanya, siapa yang melakukan verifikasi. Dan yang penting mengapa bisa terjadi sekian banyak orang tidak terdaftar.

Pertanggungjawaban ini penting untuk menghapuskan kecurigaan adanya manipulasi DPT yang santer terdengar. Kecurigaan ini sah-sah saja selagi KPU dan pemerintah tidak mampu menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi dengan kekacauan DPT tersebut.

Kalau penduduk pendatang tidak masuk daftar, mungkin masih wajar. Orang yang meninggal masih masuk daftar juga masuk akal. Kesalahan terjadi karena data pemilih yang belum disesuaikan dengan data terkini. Up date data belum dilakukan.

Tapi kalau penduduk tetap yang selama 3 atau 4 pemilu sebelumnya selalu terdaftar tiba-tiba namanya tidak ada, ini butuh penjelasan. Apalagi jumlahnya banyak. Terjadi dimana-mana. Jika pemerintah dan KPU bertanggung jawab hal ini harus bisa dijelaskan dimana salahnya.

Tidak seperti sekarang. SBY mengancam agar jangan galak-galak Jangan menuduh curang. Sambil mengungkit-ungkit dosa masa silam lawan-lawannya. KPU lebih hebat lagi ia menantang siapa saja yang bisa membuktikan adanya manipulasi DPT. Wuiihhh. Hebat kan. Dunia kita ini benar-benar terbolak-balik.

Kekacauan DPT yang terjadi di mana-mana itu fakta. Kalau kita meminta pertanggungjawaban, meminta penjelasan adalah hal yang wajar. Karena kita dirugikan. Karena demokrasi kita telah dicederai. Dan yang lebih penting kita tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Kenapa ? Ya karena yang ngurusin DPT itu kan pemerintah dan KPU. Bukan kita.

Jadi sebenarnya SBY dan KPU yang harus membuktikan bahwa mereka tidak curang, bahwa mereka tidak melakukan manipulasi DPT. Bukan sebaliknya.

Menjelang pemilu presiden nanti kekacauan DPT pemilu legislatif ini harus dipertanggungjawabkan dulu dengan tuntas. Ini untuk memulihkan kredibilitas pemerintah dan KPU sendiri. Jika persoalan sudah jelas segera susun DPT yang baru. Dan jaga betul supaya jangan ada kekacauan DPT lagi. Jangan ada satupun warga negara yang punya hak pilih tidak terdaftar dalam DPT. Jika ini terwujud kita boleh berharap pemilu presiden berjalan baik. Dan siapapun yang menang akan memiliki legitimasi yang utuh untuk memimpin negeri ini.

Jika ini tidak terjadi. Uhh. Nasib buruklah yang akan menimpa kita. Kita akan dipimpin seseorang yang memiliki krisis legitimasi. Persis seperti rakyat Jawa Timur itu.

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , , , , ,
Zooomr : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,
Technorati : , , , , ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: