Oleh: pak mayar | Mei 4, 2009

Golkar , Kegagalan Parpol dalam Membangun Tradisi Demokrasi (1)

Dinamika partai Golkar paska pemilu legislatif 2009 ini menarik untuk diamati. Inilah parpol yang sikap politiknya berubah-ubah dengan cepat. Kita masih ingat insiden pernyataan Ahmad Mubarok dari Demokrat yang membuat para petinggi Golkar meradang. Hasilnya mereka mendesak JK maju menjadi calon presiden. Sebuah pilihan yang sulit bagi JK. Jika ia menolak barangkali gejolak di tubuh Golkar tidak akan reda. Sementara ia sendiri nampak tidak terlampau yakin dengan pencalonan dirinya sebagai capres.

Di tengah keragu-raguan itu JK mengikuti arus besar yang bergemuruh di tubuh Golkar. Dengan tergesa-gesa ia merancang strategi kampanyenya. Sebagai partai yang ikut memerintah, tidak mudah bagi JK dan Golkar untuk menentukan tema kampanyenya. Maka muncullkah format kampanye Golkar mengklaim berbagai prestasi pemerintahan SBY-JK. Namun ini tidak cukup. Maka dibuatlah format kampanye untuk menyerang SBY yang kerap dinilai sebagai sosok peragu, tidak tegas, tidak cepat mengambil keputusan. Muncullah format kampanye Golkar JK yang mengaku sebagai lebih cepat dan lebih baik ketimbang SBY.

Kampanye ini ternyata tidak efektif. Terbukti suara Golkar anjlok, Demokrat sebaliknya, suaranya melesat dan berhasil menjadi pemenang pemilu legislatif 2009. Hasil pemilu ini menghantam rasa percaya diri JK dan petinggi Golkar. Maka JK yang sedari awal tidak mantap menjadi capres segera berubah haluan dan kembali mendekati SBY.

Keputusan ini sesungguhnya menghancurkan harga diri JK dan Golkar. Namun keputusan ini tetap saja didukung petinggi Golkar yang sedang panik. Sebab jika mereka gagal dalam pilpres mereka bisa banyak kehilangan. Kembali menyandingkan SBY JK adalah pilihan yang aman bagi Golkar, karena ia tetap punya pijakan di pemerintahan. Soal harga diri rasanya tidak menjadi pertimbangan utama bagi Golkar.

SBY mungkin sudah terlanjur sakit hati dengan tema kampanye JK dan Golkar. Pun PKS sebagai sekutu loyalnya menentang kembalinya duet SBY JK dan mengancam untuk menarik dukungan. Maka SBY tidak segera menjawab keinginan JK dengan tegas. Ia memberi kriteria tentang cawapres yang diinginkannya pada media. Nampaknya secara halus ia menolak JK kembali menjadi wapresnya.

Sikap SBY itu ditanggapi dengan hiruk pikuk di tubuh partai Golkar. Ada yang segera ingin balik badan meninggalkan Demokrat. Ada juga yang ingin mencoba tawar menawar dengan SBY tentang alternatif cawapres Golkar selain JK. Agar bola liar ini tidak berkepanjangan JK memutuskan untuk mendukung sikap yang pertama. Maka JK dan Golkar memutuskan untuk kembali mencalonkan diri sebagai capres. Tidak lebih dari dua bulan JK dua kali mencalonkan diri sebagai capres.

Ini adalah pilihan terbaik bagi JK meskipun ia nampak sedang melakukan perjudian besar. Keputusan ini sekaligus untuk menghentikan upaya faksi tertentu di tubuh Golkar yang ingin merapat ke SBY tanpa melibatkan dirinya. Sesuatu yang dulu pernah ia lakukan dengan gilang gemilang. Namun sebagai ketua umum ia toh tidak ingin ada orang-orang Golkar mengikuti jejaknya.

Maka dengan cepat ia mendeklarasikan paket JK Wiranto dalam pilpres nanti. Deklarasi ini untuk sementara menghentikan gonjang-ganjing di tubuh Golkar, meski tetap ada kubu yang kecewa dengan pencalonan JK. Mereka yang kecewa ini akan menjadi ganjalan besar jika pada pilpres nanti Golkar kembali kalah. Namun jika Golkar dan JK menang, persoalan di tubuh Golkar dengan segera akan menghilang.

Aneh rasanya mengapa Golkar sikap politiknya demikian cepat-berubah-ubah. Ia tak nampak sebagai parpol besar yang kaya akan pengalaman. Sikapnya yang amat pragmatis sekaligus oportunis itu sungguh-sungguh memprihatinkan dan memalukan. Golkar terbukti tidak mampu menjadi elemen politik yang positif dalam membangun kehidupan politik yang lebih baik.

Sikap politik Golkar telah mencampakkan tujuan politik sekedar sebagai upaya merebut dan mencari kekuasaan. Dan Golkar melakukan itu secara habis-habisan, termasuk rela kehilangan kehormatan, kehilangan harga diri.

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , , , ,
Zooomr : , , , ,
Del.icio.us : , , , ,
Technorati : , , , ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: