Oleh: pak mayar | Mei 7, 2009

Skandal Antasari Rani: The Empire Strikes Back

Dath Vader penguasa kegelapan itu ternyata belum mati ketika kerajaannya dihancurkan oleh Hans Solo dan Luke Skywalker. Kini dia menyerang balik hingga para pahlawan pembela kebenaran itu hancur dan mengalami kekalahan telak. Inilah inti cerita Star Wars jilid 2, The Empire Strikes Back.

Apa hubungannya dengan skandal Antasari Rani ? Tidak ada. Hanya kisahnya agak mirip. Sebagai ketua KPK sepak terjangnya patut kita acungi jempol. Prestasi paling hebat tentu saja saat mengungkap skandal suap Jaksa Urip. Antasari sungguh jadi pahlawan kita waktu itu.

Ibarat kata kejaksaan agung diobrak-abrik oleh Antasari. Kita paham sebagai mantan orang dalam, Antasari tentu tahu betul apa yang sering terjadi di kejagung. Dan kita terbelalak betapa mafia peradilan di kejagung sungguh-sungguh nyata adanya. Angkanya pun fantastis 6 milyar rupiah. Harga seorang jaksa agung 6 milyar rupiah. Ccckkk cckkk……

Sayangnya kasus Jaksa Urip ini tidak segera digunakan kejaksaan agung untuk sungguh-sungguh berbenah. Jaksa-jaksa lain yang turut terlibat dalam kasus itu tidak pernah diusut dengan tuntas. Padahal jika mau kasus ini bisa jadi momentum untuk memulihkan citra baik kejagung. Caranya cuma satu, usut tuntas kasus Jaksa Urip dan bersihkan kejagung dari berbagai praktek mafia peradilan lainnya. Tanpa ampun. Apakah ini terjadi ? Anda bisa menjawabnya sendiri.

Kini Antasri, sang pahlawan itu telah kalah telak. Terusir dari kerajaannya dan tinggal dalam sel penjara. Sepi, mengutuki kebodohannya sendiri. Sosok kepahlawanannya sirna oleh ketidakmampuannya menjaga diri, menjaga integritasnya, menjaga hasratnya. Dan kelemahannya ini digunakan dengan baik oleh lawan-lawannya untuk menghancurkannya. The Empire Strikes Back.

Tapi siapa mereka ini ? Menyebut nama atau kelompok tentu sulit sekali. Yang pasti mereka adalah pihak-pihak yang merasa gerah dengan sepak terjang Antasari dan KPK. Sudah pasti mereka adalah tikus kelas kakap, mungkin juga aparat yang jadi sahabatnya ikut terlibat.

Jika benar Antasari terjebak dalam suatu perangkap yang dirancang dengan rapi oleh lawan-lawannya tentu hal ini sungguh menggelisahkan. Karena yang jadi korban bukan hanya Antasari dan keluarganya. Seluruh negeri ini akan menjadi korbannya jika upaya pemberantasan korupsi dihambat dan dihalang-halangi.

Apalagi skenario yang mereka buat sungguh tidak beradab. Nyawa orang pun dikorbankan. Mereka main tembak. Wild-wild west mereka hadirkan di Jakarta. Ini gawat. Dulu para tikus cukup menjadi pinokio untuk menghindari jerat hukum. Kini itu tidak cukup lagi. Mereka kini menjadi koboi sekaligus merancang sebuah konspirasi.

Kisah ini masih akan panjang. Bisa terungkap tuntas, bisa juga tetap samar-samar. Inilah Indonesia, sebuah negeri yang demikian kuat dipeluk oleh budaya korupsi. Kapan kita mampu untuk meninggalkannya ? Sulit menjawabnya, apalagi kini salah satu elemen anti korupsi mendapat serangan hebat.

Sambil menunggu kelanjutan kisah ini, mari kita saksikan betapa bersemangatnya institusi kejaksaan dan kepolisian mengungkap kasus ini. Status tersangka Antasari pun harus buru-buru ditetapkan, meski terlihat tidak wajar. Antasari ditetapkan sebagai aktor intelektual pembunuhan Nasrudin. Motifnya cinta segitiga dan pemerasan.

Apakah kepolisian dan kejaksaan hanya akan berhenti pada urusan cinta segitiga saja ? Ataukah mereka mampu untuk mengungkap skenario yang lebih besar. Skenario adanya kekuatan anti pemberantasan korupsi yang melakukan serangan balik pada Antasari dan KPK. Kita tunggu saja, pada siapa kepolisian dan kejaksaan akan berpihak.

Namun saya sungguh pesimis. Kekuatan anti pemberantasan korupsi masih terlalu kuat, dan mereka ada di mana-mana. Antasari dan KPK adalah lawan yang terlalu mudah untuk dihadapi dan dihancurkan. Agar kekuatan anti korupsi menang di negeri ini, seluruh elemen bangsa ini harus bersatu untuk melawannya. Maukah anda menjadi bagian kekuatan anti korupsi ? Selamatkan negeri ini…..jadikan anda bagian dari kekuatan anti korupsi. Mari kita bela KPK !

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , , , , ,
Zooomr : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,
Technorati : , , , , ,


Responses

  1. wah kalau gitu, biar koruptor pada kalang kabut yang kita jadiin presiden itu ….mas Tom Cruise saja…..gimana bang Deni, cocok nggak jagoan saya.

  2. Korupsi Bekurang di Indonesia?????… Mission Impossible…. Semoga Korupsi dan kejahatan semakin bertambah di Indonesia… supaya cepat kiamat…..

  3. betul yang prokorupsi dan yang antikorupsi kayaknay kuatan prokorupsi
    http://serbasejarah.wordpress.com/2009/05/08/antara-rani-penggemar-james-bond-dan-james-bond-dibalik-kasus-antasari/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: