Oleh: pak mayar | Juni 19, 2009

Debat Calon Presiden Putaran Pertama: Tidak Cerdas dan Menjemukan

Awalnya sangat ditunggu, tapi akhirnya mengecewakan. inilah komentar singkat tentang debat calon presiden putaran pertama tadi malam. Normatif, miskin gagasan segar, seragam dan tidak ada saling serang. Menjemukan.

Sesungguhnya debat calon presiden tadi malam adalah sebuah sejarah. Inilah pertama kali dalam kehidupan politik bangsa ini calon presiden diadu secara langsung visi, misi, gagasan, keluasan wawasan dan juga sikap mentalnya. Memang hasilnya belum seperti diharapkan.

Agar debat berlangsung menarik pertama-tama semua pihak harus punya gagasan yang berbeda. Tidak akan terjadi debat jika idenya sama dan seragam. Jika gagasannya sudah berbeda ketiganya harus saling serang. Ini penting untuk menguji sebuah gagasan apakah didasarkan pada argumen atau fakta yang menunjang atau tidak. Jika dilakuan ini bisa menguji kecerdasan dan juga mental calon presiden kita.

Ketika masalah alusista dan lumpur lapindo diangkat, Mega dan JK tidak menggunakan isue ini untuk menyerang SBY. JK kita maklum saja, posisinya sebagai wakil presiden dalam pemerintahan SBY tidak akan membuat dirinya mampu secara frontal menyerang gagasan SBY. Mega sesungguhnya punya peluang besar untuk menjatuhkan SBY. Peluang ini tidak dimanfaatkan secara optimal. Maka debat menjadi tidak seru, sekaligus tidak bermutu.

Apa yang sesungguhnya terjadi ? Pertama untuk berhasil dalam debat calon presiden harus punya banyak wawasan. Kedua mereka harus berada pada sikap untuk selalu mempertanyakan gagasan lawan debat. Selalu siap menyerang. Dan inilah yang tidak terjadi tadi malam. Semua calon masih sibuk dengan gagasannya sendiri. Kurang ada fokus untuk mencermati kekurangan/kelemahan gagasan lawan.

Kita maklum debat ini adalah tradisi baru. Para calon agaknya masih ragu-ragu untuk saling serang secara berhadap-hadapan dalam forum terbuka. Selama ini mereka sebenarnya sudah saling serang secara sengit tetapi tidak secara berhadap-hadapan. Pada posisi ini saya menilai semua calon telah menjadi pecundang tadi malam. Di depan orangnya bersikap manis-manis, tetapi diluar saling serang dengan pedas.

Debat sesungguhnya adalah kesempatan bagi seorang calon presiden untuk menunjukkan bahwa visi dan gagasannya berbeda dengan calon lainya. Kalau semua seia sekata, punya ide dan gagasan yang sama lalu untuk apa pemilihan umum dilakukan? Kalau semua sama itu artinya rakyat tidak punya pilihan. Anda sependapat dengan saya ?

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , , , ,
Zooomr : , , , ,
Del.icio.us : , , , ,
Technorati : , , , ,


Responses

  1. pak, Jika mau Ltp baru gratis daftar aja dan buka situs di abaeah ini ok…

    SBY gak ada lawan …..

  2. debat calon presiden mungkin lebih bermanfaat bila bagaimana kita memilih sikap dalam posisi negara kita sekarang ini, apa yang dihadapi, apa yang menjadi masalah pokok, dasar bangsa ini, dan bagaimana kita menangkap masalah bangsa ini. agar bangsa ini maju ?…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: