Oleh: pak mayar | Juli 23, 2009

Bolehkah SBY Perintahkan BIN Memata-matai Kubu Mega dan JK ?

saya harus mengatakan untuk yang pertama kalinya kepada rakyat Indonesia, bahwa dalam rangkaian pemilu legislatif dan pemilihan presiden dan pemillihan wakil presiden 2009 ini memang ada sejumlah intelijen yang dapat dikumpulkan oleh pihak yang berwenang. sekali lagi ini memang tidak pernah kita buka kepada umum, kepada publik, meskipun kita pantau dan kita ikuti. intelegen yang saya maksud adalah adanya kegiatan kelompok teroris yang berlatih menembak dengan foto saya, foto sby dijadikan sasaran, dijadikan lisan tembak.

masih berkaitan dengan intelegen, diketahui ada rencana untuk melakukan kekerasan dan tindakan melawan hukum berkaitan dengan hasil pemilu. adapula rencana untuk pendudukan paksa kpu pada saat nanti hasil pemungutan suara diumumkan. ada pernyataan akan ada revolusi jika sby menang. ini intelijen, ini bukan rumor, bukan isu, bukan gosip. ada pernyataan kita bikin Indonesia seperti iran. dan yang terakhir ada pernyataan, bagaimanapun juga sby tidak boleh dan tidak bisa dilantik. saudara bisa menafsirkan apa arti ancaman seperti itu. (http://wisnunugroho.kompasiana.com/2009/07/18/teror-di-bawah-pohon-bodhi/)

Inilah kutipan pidato SBY beberapa jam sesudah bom di Mega Kuningan meledak. Pidato yang disesalkan oleh banyak pihak. Ironis, disaat tragedi datang SBY justru memanfaatkannya untuk menaikkan citra dirinya sekaligus untuk menghantam lawan-lawan politiknya. Agaknya suhu politik pasca pilpres 2009 yang tidak kunjung turun membuat kubu SBY gerah. Dan tragedi bom dijadikan sebagai momentum yang tepat untuk menyerang balik.

Kubu Mega Prabowo dan JK Wiranto dengan enteng mampu menepis keterlibatannya dalam peledakan bom. Banyak orang percaya bahwa Nordin M Top dan jaringannya ada dibalik bom Mega Kuningan. Hasil penyelidikan kepolisian masih kita tunggu namun dari hari ke hari tudingan peledakan bom terkait pilpres 2009 makin lama makin pudar.

Tinggal menunggu waktu saja bahwa dalang peledakan bom akan terkuak. Dan rasanya kita akan melihat bahwa SBY akan segera menarik kata-katanya. Itu jika ia mau berlaku ksatria. Tapi kemungkinan besar tidak, SBY tidak akan setegar itu, salah omong ini akan jadi tugas para jubirnya untuk meluruskannya. Dan dengan begitu isue bom dan pilpres 2009 akan selesai.

Bagaimana dengan tudingan yang lain? Penggunaan kekerasan, pendudukan KPU dan kekacauan politik mirip Iran akankah ada kelanjutannya? SBY mengaku memperoleh data intelijen atas semua yang ia lontarkan tersebut. Sudah tentu tudingan ini juga diarahkan pada lawan-lawannya pada pilpres lalu.

Lepas dari benar tidaknya tudingan di atas ada persoalan yang penting untuk kita ajukan. Apakah dibenarkan sebagai incumbent SBY memerintahkan aparat intelijen (BIN) untuk memata-matai lawan-lawan politiknya? Agaknya soal ini harus diungkap dengan jelas. Sejak kapan BIN memata-matai kubu Mega dan JK ? Sejak kapan SBY menerima data-data BIN tersebut ? Dan dalam kapasitas apa SBY menerima dan mengolah data intelijen yang ia terima ? SBY sebagai presiden dan capres tentu tidak terpisahkan. Apakah penggunaan BIN untuk memata-matai kubu Mega dan JK dapat dibenarkan ? Jika tidak benar berarti telah terjadi sebuah bentuk penyalahgunaan kekuasaan. Dan tentunya merupakan sebuah pelanggaran pemilu yang harus diusut tuntas oleh Bawaslu.

Ada contoh menarik tentang kasus di atas yang terjadi dalam sejarah politik Amerika. Sebuah skandal politik yang melibatkan presiden Richard Nixon, skandal Watergate. Sebagai incumbent Nixon dan partai Republik melakukan penyadapan kantor partai Demokrat dimana FBI ikut terlibat. Dan bangsa Amerika dengan terang-terangan menyatakan bahwa Richard Nixon bersalah hingga ia kemudian mengundurkan diri.

Bagaimana dengan negeri kita ? Kita tidak tahu nanti.

Powered by Zoundry Raven

Technorati : , , , , ,
Del.icio.us : , , , , ,
Zooomr : , , , , ,
Flickr : , , , , ,


Responses

  1. bagus pak lanjutkan, lenih cepat lebih baik demi pendidikan…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: