Oleh: pak mayar | Oktober 26, 2009

Ketua MA: 50% Hakim Tidak Independen

Sebuah berita bagus, saya baca dari Kompas Minggu hari ini. Judulnya “Sebanyak 50 persen Hakim Tak Independen”. Judul yang biasa dan tidak aneh.

Keadilan di negeri ini memang carut marut. Banyak pihak menyakini hal tersebut. Terlalu sering berbagai vonis para pengadil itu membentur rasa keadilan masyarakat.

Awalnya judul berita itu saya lirik dengan ogah-ogahan. Tapi betapa terkejut saya ketika pada headline berita disebut bahwa sumber berita tersebut adalah Ketua Mahkamah Agung sendiri, Harifin A Tumpa.

Berikut saya kutipkan lengkap headline tersebut: ….”Ketua MA, Harifin A Tumpa mengakui bahwa 50 persen hakim di seluruh lingkungan pengadilan belum independen, dengan kualitas belum memadai. Dia mengakui terjadi kemerosotan independensi dan kualitas hakim dibanding pada periode awal kemerdekaan.”

Dalam berita tersebut juga disebut jumlah hakim di lingkungan pengadilan secara nasional adalah 6000 orang. Artinya kurang lebih ada 3000 hakim brengsek di Indonesia ini. Betapun ini berita buruk, tapi salut untuk pak Harifin. Keterbukaannya untuk mengakui hal ini sungguh layak kita apresiasi.

Itu berarti ada kejujuran, sesuatu yang amat langka di negeri kita ini. Dibalik kejujuran itu ada keprihatinan dan ada keinginan untuk mewujudkan korps kehakiman yang lebih baik di masa depan.

Sekali lagi salut untuk ketua MA, kita berharap akan mendengar berita yang sama jujurnya dari Kapolri dan Jaksa Agung. Ayo, berapa persen polisi dan jaksa brengsek yang kita punya ?

*apakah ini berarti keadilan di Indonesia baru 50% ?*

Powered by Zoundry Raven

Flickr : , ,
Zooomr : , ,
Del.icio.us : , ,
Technorati : , ,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: