Oleh: pak mayar | November 27, 2013

Mogok Dokter

Hari ini ribuan dokter se Indonesia mogok. Mereka kompak solider karena 3 rekan seprofesinya dipenjara oleh putusan MA. Woow heboh.

Profesi ini memang mulia karena ditanggannya penderitaan seseorang karena penyakit bisa diakhiri, dan kemungkinan kehilangan nyawa bisa dihindarkan. Tapi dokter juga bukan Tuhan, tak jarang sakit tetap tak tersembuhkan bahkan dibawah perawatan dokter pun nyawa pasien kadang tetap tak bisa diselamatkan. Kita sudah ngerti deh soal ini, maka kadang kita ya pasrah saja, percaya bahwa dokter sudah berupaya, namun Tuhan berkehendak lainnya.

Tapi ada saja kisah yang berbeda, keluarga atau pasien tidak puas dengan penanganan dokter dan tidak mau pasrah saja. Mereka cari dokter yang berbeda, cari rumah sakit kota lain bahkan sampai ke negara lain. Intinya ya tidak percaya lagi. Yang beginian mungkin banyak, hanya saja mereka nggak pakai menuntut-nuntut di jalur hukum, paling-paling curhat sana curhat sini soal diagnosis dokter di sini bla bla bla, eh lha kok dibawa ke kota lain atau ke negara lain kok diagnosisnya berbeda.

Hmm mutu dokter kita gimana ya? Pernah ada kisah, orang Jepang bilang pekerjaan yang ditangani oleh 20 insinyur kita bisa dikerjakan oleh 1 insinyur Jepang, heh sombong banget mereka ya. Untung saja mereka bilang insinyur lha kalau mereka bandingin dokter kita dengan dokter Jepang gimana coba, apa nggak bakalan bikin deg-degan kita.

Akhir kata di tengah hiruk pikuk mogok dokter ini, kok saya malah kepikiran tentang mutu dokter ya. Dokter can do no wrong, eehhh.

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: