Oleh: pak mayar | Desember 18, 2013

Ruang Publik dan Wifi Gratis

Mau pendidikan di Bengkulu maju? Gampang rasanya, kalau mau pemda kota atau provinsi bikin banyak-banyak wifi gratis di ruang-ruang publik.

Loh apa hubungannya wifi gratis dengan pendidikan maju? Ada hubungannya banget, nggak percaya, coba deh ketikkan connectivsm di google. Itu teori belajar baru, tahu kan teori belajar dulu ada behavorisme, kognitivisme, konstruktivisme nah kini ada konektivisme.

Apa itu konektivisme, intinya ya jaman sekarang kemajuan belajar seseorang akan ditentukan berdasarkan kemampuannya membangun jejaring, dengan teknologi hal tersebut akan dengan mudah dapat dilakukan. Kata lainnya jejaring ya jaman gini adalah koneksi, tanpa koneksi internet ruang penjelejahan kita menjadi amat terbatas. Akses kepada sumber-sumber informasi tidak ada.

Loh kan sudah ada banyak warnet, sudah banyak koneksi mobile via hape, untuk apa lagi wifi gratis di tempat publik lagi. Nggak perlulah pemda bikin-bikin yang nggak perlu.

Warnet memang banyak, tapi tau sendiri kan gimana model warnet kita, berbilik-bilik dan akhirnya bikin orang terpancing menggunakan internet untuk keperluan yang sangat intim. Hehehehe tahu kan dari yang bikin kencanduan pornografi hingga pacaran dalam bilik warnet, bahkan bisa kebablasan.

Lagian warnet bayar. Nah kalau pemda mau bikik fasilitas wifi gratis di ruang-ruang publik minimal mengkondisikan orang untuk memanfaatkan wifi secara positif, secara sehat. Kalau masih juga berani buka-buka situs jorok di tempat publik, ampuuun deh. kayaknya nggak berani deh.

Koneksi mobile, via hape, uh semua juga tahu masih mahal, mau kenceng paketnya mahal sekali.

Nah kalau wifi gratis tentu, pasti banyak disuka orang, terutama mahasiswa yang kantong cekak. Mereka tentu senang, coba bayangin kalau tiap hari ngenet di warnet 2 jam 6 ribu, sebulan 20 kali total 240 ribu, banyak tuh.

Gimana nih, pak Helmi sama pak Jun, ada nggak program wifi gratis untuk masyarakat Bengkulu. Kalau bapak-bapak mau berantas itu warnet remang-remang gampang pak, cuman satu saja caranya, bikin akses internet gratis di ruang publik banyak-banyak.


Responses

  1. mendukung ide ini, di Tsunami View Tower, di pantai Bajak, di pantai Panjang, di Perpusda, di depan masjid Al Taqwa dll ayo dipasangi wifi gratis pak Helmi

  2. ide bagus mas, pasti banyak setuju, biar tidak ketinggalan dari kota-kota lain, internet sehat internet di ruang publik, ayo pak wakot dan pak gub dukung ide ini,

    yang setuju tunjuk jari


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: